BANDUNG BARAT, JABAR – Ketua Pokja Wartawan KBB, M. Raup, menekankan bahwa pengisian 5 jabatan Dinas yang kosong di KBB harus dilakukan dengan transparan dan profesional. M. Raup berharap bahwa Bupati KBB, Jeje Richie Ismail, dapat mempertimbangkan keilmuan dan senioritas dalam proses seleksi, bukan hanya kepentingan politik.
M. Raup menekankan pula, bahwa pengisian jabatan harus berdasarkan pada kompetensi dan kemampuan, sehingga dapat meningkatkan kualitas pelayanan publik di KBB. M. Raup juga berharap bahwa proses seleksi dapat dilakukan dengan adil dan transparan, sehingga masyarakat dapat mempercayai hasil seleksi tersebut.
Beberapa aspek yang perlu diperhatikan dalam pengisian jabatan adalah:
– Keilmuan dan Kompetensi yaitu dengan mempertimbangkan keilmuan dan kompetensi calon dalam bidang yang relevan.
– Senioritas dan Pengalaman yaitu seharusnya mempertimbangkan senioritas dan pengalaman calon dalam karirnya.
– Transparansi dan Akuntabilitas yaitu melalui proses seleksi harus transparan dan akuntabel, sehingga masyarakat dapat mempercayai hasil seleksi.
Dengan demikian, maka KBB dapat memiliki pejabat yang kompeten dan profesional, sehingga dapat meningkatkan kualitas pelayanan publik dan kemajuan daerah.
Selanjutnya, kesimpulan dari Ketua Pokja Wartawan KBB, M. Raup, menyampaikan pada awak media ini, bahwa “pada intinya adalah mendesak Bupati Bandung Barat, Jeje Richie Ismail, untuk mengisi 5 jabatan dinas kosong secara transparan, profesional, adil, dengan mempertimbangkan keilmuan, kompetensi, senioritas, dan pengalaman calon, bukan kepentingan politik, demi meningkatkan kualitas pelayanan publik KBB. M. Raup menekankan proses seleksi yang transparan dan akuntabel agar masyarakat percaya pada hasilnya, berharap pejabat yang terpilih kompeten dan mampu memajukan daerah ,” pungkasnya .(Red)
Narasumber Pewarta: Ketua Pokja Wartawan KBB M Raup / Tim Red Media Pokja Wartawan KBB. Editor Red : Egha.“`





