NGAMPRAH, KBB – Monitoring Evaluasi
Anggaran Pendapatan Dan Belanja Desa, Kecamatan Ngamprah , tahun anggaran 2025 telah di laksanakan di aula Kecamatan Ngamprah, Kabupaten Bandung Barat, pada hari Rabu, (.28/01/2026).
Audit Dana Desa ini mengangkat tema ” Pengelolaan dan Pemanfaatan Dana Desa serta Pendapatan Asli Desa (PADes).
Tujuannya adalah untuk melihat sejauh mana pemanfaatan anggaran Dana Desa dan PADes telah dilaksanakan sesuai dengan perencanaan.
Selain itu, audit ini juga menilai mekanisme pelaporan dan pertanggungjawaban yang disusun oleh pemerintah desa saat ini.
Pemeriksaan tidak hanya dilakukan dari sisi administrasi dan kelengkapan dokumen, tetapi juga menilai substansi penggunaan anggaran.
Tim audit akan melakukan pengecekan fisik di lapangan guna memastikan kesesuaian antara laporan dengan realisasi, khususnya pada kegiatan pembangunan dan infrastruktur Desa-desa,”
ucap Camat Ngamprah Agnes Virganty, S.STP.,SH.,M.Si.
Beliau juga menambahkan, bahwa ” Kecamatan Ngamprah secara aktif melakukan monitoring dan evaluasi ke seluruh desa. Dari 11 Desa yang ada di Kecamatan Ngamprah, seluruh Kepala Desa hadir secara langsung dalam kegiatan meeting daerah bersama Irban III H. Deni Mulyana Syukur S.Pd.,M.Si sebagai bentuk komitmen untuk memastikan penyajian laporan keuangan Desa berjalan dengan baik dan akuntabel,” ungkapnya.
Ia menjelaskan juga, bahwa “ruang lingkup evaluasi saat ini lebih luas dibandingkan tahun sebelumnya,” ujarnya kembali.
Jika pada tahun lalu fokus pengawasan masih terbatas pada ketahanan pangan dan penanganan stunting, maka pada tahun ini mencakup seluruh penggunaan Dana Desa, termasuk optimalisasi Pendapatan Asli Desa. Hal ini sejalan dengan semangat kemandirian desa yang mulai digulirkan sejak tahun 2025,”ujarnya.
Lebih lanjut, Agnes menyampaikan bahwa program prioritas seperti ketahanan pangan, penanganan stunting, serta penguatan Koperasi Desa Merah Putih terus didorong,” pungkasnya.
Selain itu, perencanaan penggunaan Dana Desa telah disesuaikan dengan Permendagri Nomor 2 Tahun 2024 untuk Tahun Anggaran 2025, mulai dari BLT Desa, penanganan stunting, penguatan kelembagaan dan struktur desa, hingga pengembangan digitalisasi Desa,”tutupnya mengakhiri penjelasannya. (One)
Narasumber Pewarta: Wawan K. Editor Red : Egha.





