Citereup, suaramediaindonesia.com – Pelantikan kepala sekolah SDIT Al Ashr pada tahun 2026 kini berpedoman pada AD ART Yayasan , proses pengangkatan di sekolah SDIT Al-Ashr memiliki fleksibilitas lebih besar yang dilakukan oleh pihak yayasan.
Dalam Rangka Pelantikan Kepala Sekolah SDIT Al-Ashr yang Baru ,Hari Jumat, 27 Februari 2026, Ketua yayasan Al Ashr Nasional drg, Hardiono yang juga di hadiri oleh Pengawas kecamatan Citeureup, ibu Maria Sunarti, SPd, MSi melantik Kepala Sekolah SDIT Al-Ashr yang baru, Bapak Syofyani Rasyad, S.Kom.
“Pada hari yang berbahagia ini izinkan saya mengucapkan selamat dan sukses kepada Bapak Syofyani Rasyad, S.Kom, atas pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan sebagai Kepala Sekolah SDIT Al-Ashr periode 2026–2029. Pelantikan ini merupakan wujud kepercayaan yang besar dari pengurus Yayasan kepada Bapak Syofyani untuk memimpin serta mengayomi seluruh warga sekolah dalam mewujudkan visi pendidikan yang unggul dan berakhlak mulia” sambutnya.
Di tambahkan “Tentu amanah yang diemban bukanlah hal yang ringan. Kepemimpinan bukan sekadar jabatan, tetapi juga sebuah tanggung jawab besar untuk melanjutkan pengembangan kualitas pendidikan di SDIT Al-Ashr, menjaga nilai-nilai Islam dan akademik sebagai fondasi utama, serta menjadi teladan bagi guru, siswa, dan semua pihak yang terlibat dalam keluarga besar SDIT Al-Ashr” .
Dalam wawancara kepada pihak media Bapak Syofyani Rasyad, S.Kom. mengatakan “ Momentum pelantikan ini menjadi pengingat bahwa amanah yang saya emban harus dilaksanakan dengan sungguh-sungguh, penuh rasa tanggung jawab, dan selalu disertai keikhlasan dalam bekerja demi kebaikan umat dan kemajuan pendidikan. Hal ini juga mencerminkan komitmen kita semua untuk terus belajar, tumbuh, dan berkontribusi nyata terhadap kemajuan SDIT Al-Ashr” ucapnya.
Saat di tanyakan mengenai sytem kedepannya dalam rangka menjalankan amanah baik dari sytem belajar mengajar sampai dengan system administrasi sekolah ,Bapak Syofyani Rasyad, S.Kom menjelaskan “ kita akan berupaya semaksimal mungkin mengajar dengan kurikulum yang biasa namun penerapannya mungkin akan kita lebih maksimalkan serta kita juga akan menerapkan system digitalisasi secara administrasi agar kerjasama antara pihak sekolah dan yayasan akan terbina dengan lebih baik dari sebelumnya “ terangnya.
Redaksi

















