No Result
View All Result
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Home Nasional

Efek Domino Pandemi Covid-19 Pada Pendidikan

suara media indonesia by suara media indonesia
03/12/2021
in Nasional
0
0
SHARES
111
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Pandemi Covid-19 yang mendera ranah pendidikan dalam jangka waktu hampir dua tahun telah melahirkan efek domino yang cukup mengkhawatirkan. Kekhawatiran terutama berkenaan dengan tampilan kompetensi siswa yang dengan terpaksa melaksanakan pembelajaran pola jarak jauh. Untuk menyikapi efek domino tersebut dibutuhkan basis data yang menjadi dasar intervensi kebijakan pendidikan. Harapan tersebut disampaikan Dadang A. Sapardan, Kepala Bidang PSD dalam sambutannya di depan para peserta FGD Program Kejar Mutu Sekolah Dasar Melalui PTMT Tahun 2021 yang diselenggarakan di ruang rapat Dinas Pendidikan, Jum’at (03/12/21).
“Kami membutuhkan data akurat terkait efek domino dari pandemi Covid-19 yang mendera ranah pendidikan,” ujarnya.
Dalam kesempatan tersebut disampaikan juga bahwa pelaksanaan Kejar Mutu SD dari Direktorat SD, Kemendikbudristek yang di Kabupaten Bandung Barat dilaksanakan oleh Yayasan Pendidikan Santun dan Mulia Nusantara akan sangat bermanfaat dalam mengeksplorasi fenomena yang terjadi di sekolah. Berdasarkan fenomena tersebut diharapkan melahirkan rekomendasi bagi Dinas Pendidikan yang akan digunakan sebagai dasar intervensi kebijakan. Kebutuhan akan data akurat terkait fenomena yang terjadi pada ranah pendidikan menjadi hal positif bagi penetapan kebijakan.
Dian Darmawan, Ketua KPAI Kab. Bandung Barat dalam FGD tersebut mengungkapkan bahwa KPAI sangat mengkhawatirkan kondisi yang mendera anak-anak akibat. Berbagai kondisi negatif telah terlihat dalam tampilan siswa. Beberapa penyimpangan karakter, minimnya kompetensi, dan lainnya perlu disikapi dengan kebijakan strategis dalam bentuk kolaborasi lintas sektoral. Melalui kebersamaan dimungkinkan efek negatif dari pandemi Covid-19 dapat disikapi dengan baik.
“KPAI sangat mengkhawatirkan kondisi yang mendera anak-anak akibat,” tutur Dian Darmawan.
Pada kesempatan lain, Wildan Awaludin dari Yayasan Pendidikan Santun dan Mulia Nusantara mengungkapkan bahwa berdasarkan hasil penelusuran awal, ditemukan beberapa permasalahan yang mendera siswa jenjang SD. Beberapa permasalahan yang ditemukan di antaranya hilangnya motivasi belajar, lossliterasi, penurunan kedisiplinan, penurunan karakter, partisipationloss, kurangnya kepedulian, kurangnya fasilitas penunjang belajar, minimnya pendidikan parenting.
“Berdasarkan kegiatan yang sudah dilaksanakan, kami menemukan beberapa permasalahan yang perlu disikapi bersama,” ungkap Wildan Awaludin. DasARSS***

Penulis dan Pewarta: Dadang A. Sapardan – Editor Redaksi: Liesna Ega

Previous Post

Keluarga Besar Lanud Husein Sastranegara Nobar Film Kadet 1947.

Next Post

Berikan Perhatian Anggota, Danlantamal VIII Kunjungi Prajurit yang sakit.

suara media indonesia

suara media indonesia

Next Post
Berikan  Perhatian Anggota, Danlantamal VIII Kunjungi Prajurit yang sakit.

Berikan Perhatian Anggota, Danlantamal VIII Kunjungi Prajurit yang sakit.

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Browse by Category

  • Artikel
  • Berita Terkini
  • Daerah
  • Hiburan
  • Hukum dan Kriminal
  • Investigasi
  • Kesehatan
  • Kota Bandung
  • Nasional
  • Pemerintah
  • Pendidikan
  • Politik
  • TNI POLRI
  • VIRAL
  • REDAKSI
  • suaramediaindonesia.com

suaramediaindonesia.com © 2026

No Result
View All Result
  • REDAKSI
  • suaramediaindonesia.com

suaramediaindonesia.com © 2026