• Berita Terkini
  • Nasional
  • Daerah
  • Politik
  • Ekonomi
  • Ekonomi
  • Hiburan
  • REDAKSI:
No Result
View All Result
SUBSCRIBE
SUARA MEDIA INDONESIA
  • Berita Terkini
  • Nasional
  • Daerah
  • Politik
  • Ekonomi
  • Ekonomi
  • Hiburan
  • REDAKSI:
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Home Nasional

LaNyalla: Raja dan Sultan Harus Dilibatkan Dalam Pembangunan Bangsa

suara media indonesia by suara media indonesia
29/10/2021
in Nasional
0
LaNyalla: Raja dan Sultan Harus Dilibatkan Dalam Pembangunan Bangsa
74
SHARES
1.2k
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Suaramediaindonesia.com | Jumat, 29 Oktober 2021
———-

You might also like

Baru Hitungan Hari Dilantik Wakapolda Riau, Brigjen Pol Dr. Hengki Haryadi, SIK, MH, Langsung Tinjau Lapangan

Posyandu Mawar IV Pusdikav Desa Jayamekar Mewakili Bandung Barat Mengikuti Lomba Posyandu BKB & Kader Berprestasi antar Kesatuan Tingkat Nasional

Warga Purabaya, Desa Jayamekar Antusias Menyambut “Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW” di Mesjid Al-Hikmah

SEKADAU – Ketua DPD RI, AA LaNyalla Mahmud Mattalitti, menilai sudah seharusnya Kerajaan dan Kesultanan Nusantara dilibatkan langsung dalam proses pembangunan bangsa. Pasalnya, entitas civil society seperti Kerajaan dan Kesultanan mempunyai jasa besar dalam proses lahirnya bangsa dan negara.

Dengan alasan tersebut, LaNyalla menegaskan siap memperjuangkan amanat para Raja dan Sultan Nusantara yang diberikan kepadanya saat Deklarasi Sumedang, dan termaktub dalam 7 Titah Raja dan Sultan Nusantara.

“Sumbangsih Kerajaan dan Kesultanan Nusantara sebagai bagian dari proses lahirnya bangsa ini tidaklah kecil. Baik dukungan moril dan materiil. Maka tidak berlebihan bila saya, dan seharusnya kita semua, menyebut bahwa Kerajaan Nusantara adalah salah satu pemegang saham utama negeri ini,” kata LaNyalla, saat berkunjung ke Sekadau, Kalimantan Barat, Jumat (29/10/2021).

Senator dari Jawa Timur itu menjelaskan, jauh sebelum Sumpah Pemuda, ada banyak momentum atau tonggak sejarah kesadaran Indonesia sebagai sebuah bangsa.

“Masih ada tonggak berdirinya Budi Oetomo di tahun 1908. Ada Sarikat Dagang Islam di tahun 1905. Dan jika ditarik mundur lagi ke belakang lebih jauh lagi, ada banyak tonggak sejarah bangsa seperti era perlawanan Cut Nyak Dien terhadap Belanda, hingga perang Diponegoro atau Perang Jawa di tahun 1825 hingga 1830,” lanjutnya.

Di era Kerajaan dan Kesultanan Nusantara, sejarah mencatat perlawanan sejumlah Kerajaan dan Kesultanan Nusantara kepada VOC di masa itu. Seperti pertempuran melawan Belanda di Bali yang melibatkan kerajaan Buleleng, Karangasem serta Klungkung.

Selain itu, ada Kerajaan Mataram di Era Raden Mas Said dan Pangeran Mangkubumi juga melakukan perlawanan terhadap VOC. Begitu pula perlawanan Kerajaan Gowa-Tallo di Makassar, Banten, Riau, Maluku, Aceh, dan banyak lagi.

“Termasuk apa yang dialami Kerajaan Sekadau. Ketika Panembahan Gusti Akhmad Sri Negara dinobatkan naik tahta, tetapi oleh Belanda, panembahan beserta keluarganya justru diasingkan ke Malang, Jawa Timur, karena dituduh telah menghasut para Tumenggung untuk melawan Belanda,” paparnya.

Meski tidak semua mencatat kemenangan, tetapi secara hakekat, perlawanan-perlawanan tersebut adalah cikal bakal spirit kedaulatan sebagai sebuah bangsa. Spirit inilah yang kemudian menjadi ilham dan inspirasi dalam melahirkan pejuang-pejuang kemerdekaan di tanah Nusantara ini.

“Kesimpulannya sumbangsih Kerajaan dan Kesultanan Nusantara sangat konkret dan tidak bisa dihapus dari sejarah. Belum lagi soal peradaban Indonesia yang unggul. Ini semua karena mewarisi banyak tradisi, nilai-nilai luhur dan adiluhung dari Kerajaan dan Kesultanan Nusantara,” tegasnya.

Oleh karena itu, LaNyalla menilai sangat tidak adil jika Kerajaan dan Kesultanan Nusantara tidak bisa terlibat dalam menentukan wajah dan arah perjalanan bangsa.

“Sangat tidak adil karena hanya partai politik yang menjadi penentu wajah dan arah bangsa. Karena itulah saya juga kemudian menyuarakan Amandemen Konstitusi ke-5. Selain untuk mengubah sistem ketatanegaraan Indonesia juga untuk menggugah kesadaran publik, termasuk kesadaran Pemerintah dan bangsa Indonesia agar memberi penghargaan bagi elemen bangsa yang melahirkan negara ini, “katanya.

Narasumber : DPD RI. Pewarta : Frazi Centre. Editor Redaksi : Liesna Ega 💻

Share30Tweet19SendShareSend
suara media indonesia

suara media indonesia

Recommended For You

Baru Hitungan Hari Dilantik Wakapolda Riau, Brigjen Pol Dr. Hengki Haryadi, SIK, MH, Langsung Tinjau Lapangan

by suara media indonesia
22/01/2026
0
Baru Hitungan Hari Dilantik Wakapolda Riau, Brigjen Pol Dr. Hengki Haryadi, SIK, MH, Langsung Tinjau Lapangan

Riau, suaramediaindonesia - Baru hitungan hari dilantik sebagai Wakil Kepala Kepolisian Daerah (Wakapolda) Riau, Brigjen Pol Dr. Hengki Haryadi, SIK, MH, langsung menunjukkan ritme kerja cepat pada Minggu...

Read more

Posyandu Mawar IV Pusdikav Desa Jayamekar Mewakili Bandung Barat Mengikuti Lomba Posyandu BKB & Kader Berprestasi antar Kesatuan Tingkat Nasional

by suara media indonesia
20/01/2026
0
Posyandu Mawar IV Pusdikav Desa Jayamekar Mewakili Bandung Barat Mengikuti Lomba Posyandu BKB & Kader Berprestasi antar Kesatuan Tingkat Nasional

DESA JAYAMEKAR, BANDUNG BARAT, JABAR - Kegiatan perlombaan antar Kesatuan Posyandu Tingkat Nasional adalah ajang kompetisi bagi Posyandu terbaik di berbagai daerah pedesaan. Perlombaan ini diikuti  juga oleh...

Read more

Warga Purabaya, Desa Jayamekar Antusias Menyambut “Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW” di Mesjid Al-Hikmah

by suara media indonesia
18/01/2026
0
Warga Purabaya, Desa Jayamekar Antusias Menyambut “Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW” di Mesjid Al-Hikmah

PURABAYA, DESA JAYAMEKAR - Isra mi'raj merupakan salah satu peristiwa yang penting dalam agama Islam, yang mana merupakan peristiwa besar saat Nabi Muhammad SAW memperoleh berbagai pengalaman dan...

Read more

Pak Kapolres, Pak Kapolda: Tangkap Cecep dan Pajin Pemodal PETI dan Penerima UPETI Otak Pelaku utama Dusun Puaje, Terkesan Kebal Hukum

by suara media indonesia
18/01/2026
0
Pak Kapolres, Pak Kapolda: Tangkap Cecep dan Pajin Pemodal PETI dan Penerima UPETI Otak Pelaku utama Dusun Puaje, Terkesan Kebal Hukum

BENGKAYANG , KALBAR – Aktifitas PETI di kecamatan Monterado, Desa Mekar Baru, Dusun Puaje kian menggila. Diduga Dikendalikan Pemodal (Cecep), Warga Dusun Puaje Desa Mekar Baru , Kecamatan...

Read more

Lendeng N D’Gank Solid,Central Chapter Bravo!! Menggelar Baksos ” JUM’AT BERKAH”dalam Rangka “Menyambut Bulan Rajab 1447 H”

by suara media indonesia
16/01/2026
0
Lendeng N D’Gank Solid,Central Chapter Bravo!! Menggelar Baksos ” JUM’AT BERKAH”dalam Rangka “Menyambut Bulan Rajab 1447 H”

KOTA BANDUNG , JABAR - All Member Lendeng N D'Gank Central Chapter menggelar kegiatan rutin yaitu Baksos (Bakti Sosial ) setiap hari jumat dengan Dresscode : Kaos Central...

Read more
Next Post
Menakar Figur Ideal calon KABAINTELKAM POLRI

Menakar Figur Ideal calon KABAINTELKAM POLRI

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Browse by Category

  • Artikel
  • Berita Terkini
  • Daerah
  • Hiburan
  • Hukum dan Kriminal
  • Investigasi
  • Kesehatan
  • Kota Bandung
  • Nasional
  • Pemerintah
  • Pendidikan
  • Politik
  • Technology
  • TNI POLRI
  • VIRAL
SUARA MEDIA INDONESIA

Copyright © 2020 suaramediaindonesia.com. All Rights Reserved.

suaramediaindonesia.com

  • Berita Terkini
  • Nasional
  • Daerah
  • Politik
  • Ekonomi
  • Ekonomi
  • Hiburan
  • REDAKSI:

Follow Us

No Result
View All Result
  • Berita Terkini
  • Nasional
  • Daerah
  • Politik
  • Ekonomi
  • Ekonomi
  • Hiburan
  • REDAKSI:

Copyright © 2020 suaramediaindonesia.com. All Rights Reserved.