DESA JAYAMEKAR, BANDUNG BARAT, JABAR – Kegiatan perlombaan antar Kesatuan Posyandu Tingkat Nasional adalah ajang kompetisi bagi Posyandu terbaik di berbagai daerah pedesaan.
Perlombaan ini diikuti juga oleh Pos Yandu Mawar IV ( Empat) Desa Jayamekar, Kecamatan Padalarang, Kabupaten Bandung Barat. Yang dilaksanakan pada Hari Selasa, (20/01/2026) , Pagi, Pukul 10.00 Wib , yang bertempat di Gedung Pos Yandu Mawar IV (Empat) Desa Jayamekar.
Kegiatan ini dihadiri oleh Ketua PKK Desa Jayamekar Sunarti, Kepala Desa Jayamekar Siti Khoiriyah, Sekdes Mono, dan juga Ibu dari Komandan Pusdikav turut hadir pula dalam kegiatan tersebut, serta para Kader – kader Pos Yandu yang berada di wilayah Desa Jayamekar.
Menurut Kepala Desa Jayamekar Siti Khoiriyah menyampaikan, bahwa ” Penilaian Lomba antar Posyandu antar Kesatuan Tingkat Nasional yang di ikuti oleh Posyandu Mawar IV (Empat) Desa Jayamekar di nilai berdasarkan pelayanan kesehatan holistik, inovasi (seperti Posyandu Digital, Kebun Gizi, atau inovasi stunting), administrasi, dan keterampilan kader, seringkali terintegrasi dengan Jambore Kader, sebagai bentuk apresiasi dan motivasi untuk meningkatkan mutu pelayanan kesehatan ibu dan anak serta pemberdayaan masyarakat, dengan kategori lomba seperti kader berprestasi, Posyandu terbaik, hingga yel-yel Posyandu yang mencakup siklus hidup,” ungkapnya.
Bentuk Kegiatan dan Penilaian:
– Lomba Kader Berprestasi: Menilai pengetahuan, keterampilan (misal 5 langkah Posyandu), dan dedikasi kader dalam memberikan pelayanan kesehatan.
– Lomba Posyandu Terbaik: Penilaian menyeluruh terhadap pengelolaan, inovasi, dan capaian pelayanan Posyandu di tingkat desa/kelurahan.
– Inovasi Pelayanan: Penilaian terhadap program unggulan seperti Posyandu Digital, Kelas Ibu Hamil Kreatif, Kampung Bebas Stunting, Kebun Gizi, Bank ASI, atau Pojok Literasi Kesehatan.
– Kegiatan Pendukung (Jambore): Meliputi pameran kesehatan, lomba yel-yel Posyandu bertema “Siklus Hidup”, serta sesi edukasi dan permainan interaktif.
– Penilaian Integrasi Layanan Primer (ILP): Mengukur kemampuan Posyandu dalam memberikan layanan dari ibu hamil hingga lansia.
Tujuan Perlombaan ini adalah untuk memberikan apresiasi atas kerja keras kader sebagai ujung tombak kesehatan.
Juga, untuk meningkatkan semangat kompetisi sehat untuk inovasi dan mutu pelayanan.
Serta, menjadi ajang evaluasi dan silaturahmi antar kader serta lintas sektor (Dinkes, PKK, PMD).
Dalam hal ini pula Posyandu Mawar IV ( Empat) bertujuan untuk mengidentifikasi Posyandu unggulan sebagai Posyandu percontohan bagi wilayah di Pedesaan lainnya.
Aspek yang Dinilai:
– Administrasi: Kelengkapan dokumen dan cakupan pelayanan.
– Keterampilan: Pengukuran, penimbangan, konseling, penyuluhan, dan praktik pelayanan.
– Inovasi: Penerapan program kreatif dan pemanfaatan potensi lokal.
– Cakupan Program: KB, Kesehatan Ibu dan Anak (KIA), Gizi, Imunisasi, Pencegahan Diare, dll..
Proses perlombaan ini dimulai dari tingkat desa/kecamatan, kabupaten/kota, Provinsi. Salahsatunya adalah Posyandu Mawar IV (Empat) Desa Jayamekar, Padalarang yang mewakili Kabupaten Bandung Barat yang melibatkan verifikasi lapangan dan penilaian juri ahli.,” ungkap Sekdes Mono pada awak media ini.

Narasumber Pewarta: Sekdes Mono/ Egha. Editor Red: Liesnaegha.





